Merdeka di Tengah Pengungsian Gempa Lombok 7.0 SR

Bulan Agustus merupakan bulan yang banyak dinantikan oleh seluruh warga Indonesia. Bulan bersejarah yang selalu dirayakan setiap tahun. Bulan yang selalu kita teriakkan kata “Merdeka”. 17 Agustus merupakan tanggal yang sakral dan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Karena tanggal 17 Agustus 1945, tepat 73 tahun yang lalu bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan. Merdeka, bebas dari bangsa asing yang menjajah selama ratusan tahun menajajah di Nusantara. Merdeka, bersatunya beragam pulau dan suku bangsa untuk membentuk suatu bangsa yang bernama Indonesia.

Merah Putih di Tenda Pengungsian

Merah Putih di Tenda Pengungsian

Setiap tahun perayaan kemerdekaan selalu dinantikan dan meriah di seluruh pelosok tanah air. Berbagai macam acara dan perlombaan diadakan di seluruh Indonesia. Tidak terkecuali di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Acara wajib yang selalu ada setiap tahun adalah lomba gerak jalan, tarik tambang, makan kerupuk, sepak bola dangdut, dll. Acara tahunan yang menjadi kenangan kini sepi. Sepi karena suasana duka yang menyelimuti Pulau Lombok. Hanya sedikit saja kecamatan yang mengadakan lomba Agustusan. Terutama di daerah yang tidak terlalu berdampak gempa. Gempa 7.0 SR melumpuhkan Kabupaten Lombok Utara. Sebagian Lombok Timur (Sembalun, Sambelia, Pringgabaya), sebagian Lombok Barat (Batulayar, Gunungsari, Lingsar, Narmada), dan sebagian Lombok Tengah (Batukliang, Kopang). Kota Mataram juga banyak bangunan yang retak-retak. Hingga tulisan ini dibuat pun sebagian besar warga di pulau Lombok belum berani untuk tidur di dalam rumah.

Trauma Healing Pasca Gempa Lombok 7.0 SR

Trauma Healing Pasca Gempa Lombok 7.0 SR

Gempa memang tidak ada yang bisa mem prediksi. Baik lokasi ataupun besar getarannya. Sebagian Pulau Lombok pun hancur karena gempa. Bantuan dan relawan pun berdatangan. Terima Kasih kami ucapkan kepada para relawan dari seluruh Indonesia yang datang ke Pulau Lombok. Terima kasih juga kepada para donatur dan warga masyarakat Indonesia yang membantu dengan sumbangan harta, benda, dan doa. Saat ini warga terdampak gempa sudah mulai sedikit bisa tersenyum. Di lokasi pengungsian, walaupun sederhana diadakan upacara memperingati kemerdekaan RI ke 73. Diadakan juga berbagai perlombaan untuk anak-anak agar menghilangkan trauma gempa 7.0 SR.

Dari Pulau Lombok kami ucapkan, Dirgahayu RI ke 73. Merdeka!

Related Post

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline